Cermatilah contoh resensi lainnya, untuk buku nonfiksi

Diposting pada

a. Cermatilah contoh resensi lainnya, untuk buku nonfiksi!
b. Cermati unsur-unsur yang ada pada resensi tersebut!
c. Tuliskanlah hasil penilaian kamu pada teks tersebut!
d. Gunakanlah rubrik seperti di bawah ini!

Jawaban
Contoh resensi non-fiksi novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan. Resensi dipublish di Kompasiana, oleh Umi Alfiana.

Aspek: Kelengkapan
Skor: 80
Penjelasan:
Sebuah resensi setidaknya harus memiliki unsur informasi, pembuka, deskripsi konten, evaluasi, perbandingan, dan rekomendasi. Resensi ini telah memiliki unsur tersebut kecuali perbandingan. Penulis resensi belum membandingkan buku yang dia resensi dengan karya jenis serupa dari penulis yang sama atau penulis yang berbeda.
Pada bagian informasi telah dijelaskan tahun terbit, harga buku, hingga unsur intrinsik. Serta sudah dilengkapi dengan sinopsis.
Pembuka juga dibuat menarik dengan kata-kata awal “ini adalah buku tebal yang pertama kali bisa saya selesaikan”. Menjadi sebuah pembuka yang bisa menggambarkan kalau novel ini menarik untuk dibaca. Pada bagian evaluasi bisa ditemukan dalam sub bab kelebihan dan kekurangan.

Aspek: Ketepatan
Skor: 85
Penjelasan: Ketepatan dalam sebuah resensi pada umumnya bersifat relatif. Namun dapat dikatakan ketepatan dalam sebuah resensi adalah ketepatan dalam menyampaikan informasi isi buku. Resensi yang dibuat ini menyajikan gambaran atau informasi yang tepat soal novel Cantik Itu Luka. Digambarkan ideologi yang muncul hingga perasaan yang muncul ketika membaca novel juga hadir dalam resensi ini.

Aspek: Kejelasan
Skor: 85
Penjelasan: Resensi ini sudah cukup jelas dengan menuliskan secara rinci unsur fisik buku, unsur intrinsik, hingga susunan kalimat resensi yang sesuai dengan isi buku. Banyak kesesuaian antara sinopsis dengan resensi. Penulis resensi juga bisa menuliskan dengan jelas mengenai latar tulisan, penokohan, serta ideologi.
Seperti contoh:
Penokohannya sangat rapi dengan karakter yang begitu kuat, tidak ada tokoh yang terbuang percuma. Walaupun setiap tokoh memiliki kisahnya sendiri, hal ini sama sekali tidak mengurangi keterkaitan antar tokoh satu dengan lainnya

Aspek: Keefektifan kalimat
Skor: 70
Penjelasan: Penulis masih sering menggunakan kalimat panjang.
Contohnya: Perempuan Indo Belanda berparas cantik dengan pemikiran yang cukup nyeleneh serta cara bicaranya yang singkat, padat, lugas namun begitu menohok.
Kalimat diatas bisa menjadi:
Perempuan Indo Belanda berparas cantik dengan pemikiran yang cukup nyeleneh. Cara bicaranya singkat, padat, lugas namun begitu menohok.

Aspek: Kebakuan ejaan/tanda baca
Skor: 86
Penjelasan: Kebakuan ejaan sudah sangat baik. Penulis juga mengutamakan kalimat aktif, yang memang menjadi salah satu ciri tulisan resensi.
Penjelasan:
Menurut W.J.S Poerwadarminta, resensi adalah cara menilai sebuah tulisan atau buku mulai dari kelebihan-kekurangan, menarik atau tidak tema tulisan tersebut, kritik, saran hingga dorongan kepada khalayak untuk membeli atau tidak.
Resensi merupakan sebuah tanggapan terhadap suatu karya tulis. Dalam resensi sebaiknya dijelaskan mengenai isi tulisan secara singkat, kualitasnya, bahasa, unsur-unsur dalam cerita dan manfaatnya.
Selain membuat tanggapan, tujuan resensi adalah menjadi pengantar bagi calon pembaca tulisan. Melalui resensi, seseorang bisa tertarik dalam membaca suatu karya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.